Money Brunch, Ayo Saatnya Investasi

image

Bertempat di main hall yang keren seperti ruang pengendali angkasa, Money brunch kali ini dibuka Nicky Hosea, tuan rumah dari Bursa Efek Indonesia yang langsung
mengajak masyarakat untuk menjadi investor di bursa.

image

Bayangkan dari 250 juta lebih orang Indonesia ternyata kurang dari 1% nya merupakan investor. Hal ini menandakan sangat minimnya minat masyarakat berinvestasi. Akibatnya investor asinglah yang mendominasi bursa kita atau yang sering disebut “hot money”.

image

Dikenalkan juga oleh foundernya Indrasto Budisantoso, aplikasi mobile bernama Jojonomic. Aplikasi ini yang bisa membantu kita melacak pengeluaran, mengelola budget, dan mencapai tujuan finansial. Selain itu bisa juga bantu kita untuk klaim pengeluaran ke perusahaan dengan lebih efisien karena tidak perlu lagi sibuk fotokopi struk ini-itu.

Bicara memilih saham yang paling mudah adalah dengan membeli perusahaan yang produknya digunakan orang banyak atau bahkan sehari-hari kita sendiri pun pakai, seperti Unilever. Kalau kita milihnya benar dan jeli, tinggal ditunggu saja potensi keuntungannya bisa sampai ratusan persen.

Jangan percaya sama mitos membeli saham itu sama dengan judi. Ini juga ditepis oleh semua pembicara. Membeli saham artinya kita menjadi pemilik perusahaan. Kita tentunya perlu punya banyak pengetahuan untuk bisa memilih saham yang tepat untuk investasi. Bukan asal tebak.

image

Beda dengan dulu, menjadi investor saham sekarang jauh lebih mudah dan murah. Perubahan jumlah lot menjadi 100 lembar sudah memperkecil modal yang diperlukan investor untuk mulai beraksi di bursa. Teknologi dan internet juga memiliki peran besar untuk semakin merakyatkan akses investor ke bursa, seperti yang disediakan Phillip Securities kata Presiden Direkturnya Daniel Tedja. Kalau selama ini kita sering belanja online, pasti sudah terbiasa dan pasti bisa. Tidak hanya saham, platform ini juga bisa digunakan untuk membeli reksadana.

image

Peserta juga diajak tur di galeri sejarah bursa saham untuk mengenal napak tilas bursa selama ini. Kalau dulu pakai amplop, terus HT, sampai sekarang bisa memakai internet dan teknologi informasi.

Beberapa hal unik juga disampaikan. Kalau semua orang kenal Tokopedia, bursa efek Indonesia sebenarnya toko online terbesar dengan transaksi harian yang mencapai 6 triliun Rupiah. Saham pertama di bursa tidak disangka adalah saham holsim. Ada juga buku virtual interaktif yang kalau dibalik akan seolah-olah berganti halaman.

Balik ke #moneybrunch. Jadi, investasi itu mudah sekali dan banyak untungnya kan? Ayo #saatnyainvestasi, sisihkan pemasukan kita. Mulai sekarang, mulai kecil, dan mulai tanam benih Anda di bursa agar bisa panen besar dari bursa. Ajak juga handai taulan dan dukung tercapai cita-cita 1 juta investor di Indonesia.

Acara seru ini selain didukung Bursa Efek Indonesia juga ada Jojonomic, Phillips Securities, Asia Chart, dan Janus Financial, Rumah perubahan, dan Bisnis Indonesia.

Posted mobile from WordPress

One thought on “Money Brunch, Ayo Saatnya Investasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *